Revitalisasi Berjalan, Fransisca Mamahit Dorong Transparansi Penggunaan Dana SD Katolik Tenga

Terkini 26 Sep 2026 06:04 • 3 min read • 185 views • By (01and)

Share berita ini

Revitalisasi Berjalan, Fransisca Mamahit Dorong Transparansi Penggunaan Dana SD Katolik Tenga
MINAHASA SELATAN, Amurangpost.my.id — Program revitalisasi sarana dan prasarana SD Katolik Tenga terus menunjukkan perkembangan. Di bawah kepemimpinan...

MINAHASA SELATAN, Amurangpost.my.id — Program revitalisasi sarana dan prasarana SD Katolik Tenga terus menunjukkan perkembangan. Di bawah kepemimpinan Kepala Sekolah Fransisca Mamahit, S.Pd, revitalisasi pekerjaan yang telah berjalan sekitar satu bulan kini dilaporkan mencapai kemajuan sekitar 30 persen.


Program tersebut dibiayai melalui Dana Bantuan Program Revitalisasi sebesar Rp986.338.410, yang penggunaannya diarahkan untuk mendukung perbaikan sejumlah fasilitas utama sekolah.


Cakupan pekerjaan dalam program revitalisasi tersebut meliputi:


Rehabilitasi enam ruang kelas, sebagai ruang utama proses belajar mengajar.


Rehabilitasi satu ruang administrasi, untuk menunjang pelayanan dan pengelolaan administrasi sekolah.


Rehabilitasi satu ruang perpustakaan, sebagai fasilitas pendukung kegiatan literasi dan pembelajaran siswa.


Rehabilitasi satu ruang UKS, untuk menunjang pelayanan kesehatan dasar bagi peserta didik.


Rehabilitasi satu unit WC, sebagai bagian dari penyediaan sarana sanitasi sekolah.


Penataan lingkungan sekolah, guna menciptakan lingkungan belajar yang lebih tertata dan nyaman.


Perbaikan pagar sekolah, untuk mendukung keamanan serta penataan kawasan sekolah.


Dengan nilai bantuan yang mencapai hampir Rp1 miliar, pelaksanaan program tersebut menjadi bagian penting dalam peningkatan kualitas fasilitas pendidikan di SD Katolik Tenga.


Kepala Sekolah Fransisca Mamahit menegaskan, pelaksanaan revitalisasi tidak hanya mengandalkan dana bantuan pemerintah. Sejumlah pendukung kebutuhan dalam proses perbaikan sarana dan prasarana sekolah juga mendapat dukungan dari pihak yayasan.


Menurut Fransisca, dukungan tersebut sangat membantu sehingga beberapa kebutuhan yang diperlukan dalam proses pekerjaan dapat ditopang secara bersama.


“Ucapan terima kasih yang pertama saya sampaikan yayasan kepada yang sudah membantu melalui penambahan bantuan dana,” ujar Fransisca.


Ia juga menyampaikan penghargaan kepada para orang tua siswa, pekerja yang terlibat dalam revitalisasi pekerjaan, serta Tenga masyarakat yang terus memberikan dukungan.


“Ucapan terima kasih selanjutnya saya sampaikan kepada seluruh orang tua murid dan para pekerja serta kepada Tenga masyarakat yang telah menopang dalam doa, hingga pekerjaan saat ini bisa berjalan dengan lancar dan baik,” katanya.


Transparansi Penggunaan Dana Jadi Perhatian
Besarnya revitalisasi anggaran membuat pelaksanaan pekerjaan yang dituntut berjalan sesuai dengan cakupan kegiatan yang telah ditetapkan.


Oleh karena itu, setiap bagian pekerjaan menjadi penting untuk dikawal agar penggunaan anggaran benar-benar memberikan manfaat bagi peningkatan fasilitas pendidikan.


Pekerjaan tidak hanya terfokus pada ruang kelas, tetapi mencakup pula ruang administrasi, perpustakaan, UKS, sanitasi, lingkungan sekolah hingga pagar.


Dengan demikian, dana revitalisasi tersebut diarahkan untuk membiayai kebutuhan rehabilitasi dan penataan berbagai fasilitas sekolah sesuai program yang telah ditentukan.


Di sisi lain, adanya dukungan tambahan dari yayasan menunjukkan bahwa kebutuhan peningkatan sarana pendidikan tidak seluruhnya bertumpu pada dana revitalisasi. Dukungan tersebut menjadi bagian dari upaya bersama dalam menunjang penyelesaian pekerjaan.


Kemajuan 30 Persen


Memasuki sekitar satu bulan pelaksanaan, progres pekerjaan revitalisasi SD Katolik Tenga disebut telah mencapai 30 persen.


Capaian tersebut menjadi gambaran awal pelaksanaan pekerjaan yang masih akan berlanjut hingga seluruh kegiatan selesai dikerjakan.


Fransisca berharap dukungan dari berbagai pihak tetap terjaga sehingga seluruh pekerjaan dapat diselesaikan dengan baik dan fasilitas yang direvitalisasi nantinya dapat dimanfaatkan secara optimal oleh para siswa dan tenaga pendidik.


Revitalisasi ini pada akhirnya bukan sekedar memperbaiki bangunan sekolah, namun juga diharapkan dapat menciptakan lingkungan pendidikan yang lebih layak, aman dan mendukung proses belajar mengajar bagi peserta didik SD Katolik Tenga.  (01and)

Komentar (0)

Belum ada komentar.

Amurang Post
Chat with us on WhatsApp